
Kabupaten Mojokerto (MTsN 2 Mojokerto) – Untuk meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan madrasah melalui ajang prestasi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Muttakin membuka seleksi Porseni se-KKM MTsN 2 Mojokerto secara resmi, Selasa (14/1).
Ketua KKM MTsN 2 Mojokerto, Misbakhul Arifin menyampaikan tujuan Porseni. Pertama, meningkatkan prestasi di bidang olah raga dan seni. Kedua, menumbuhkembangkan budaya berlomba secara sehat, fair, dan sportif dikalangan peserta didik. Ketiga, memberi kesempatan dan penghargaan kepada peserta didik yang prestasi. Keempat, meningkatkan motivasi pelaksanaan program pembinaan peningkatan prestasi peserta didik. Kelima, meletakkan dasar karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam pendidikan jasmani, olah raga, seni, dan kesehatan. Keenam, menambah ukuwah islamiyah, solidaritas, dan sportivitas antar madrasah se-KKM MTsN 2 Mojokerto dilingkungan Kementerian Agama.
Kepala MTsN 2 Mojokerto, Misbakhul Arifin selaku ketua Porseni se-KKM MTsN 2 Mojokerto, melaporkan pertama, dasar kegiatan sesuai program MTs Jawa Timur. Kedua, Undang-undang nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Ketiga, tanggal pelaksanaan Porseni KKM MTsN 2 Mojokerto 14 s.d. 15 Januari 2025. Keempat, jumlah peserta Porseni sebanyak 724 peserta atlet, dengan rincian 414 putra dan 310 putri, bidang Olahraga 457 peserta atlet dan bidang Seni 267 peserta atlet. Kelima, jenis cabang lomba atletik: bulu tangkis, tenis meja, catur, futsal, volly ball, lompat jauh, pencak silat dan seni: MTQ, tahfidz, kaligrafi, pidato Bhs. Indonesia, pidato Bhs. Arab, pidato Bhs. Inggris, singer, dan vlog. Keenam, jumlah madrasah se-KKM MTsN 2 Mojokerto 25 madrasah.
Kakankemenag Kabupaten Mojokerto, Muttakin dalam sambutannya menyampaikan harapannya para juri dapat menjalankan tugas dengan baik, bersifat netral, menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak diskriminatif. Porseni ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momen untuk menjalin silaturahmi mengembangkan bakat, dan memupuk semangat kebersamaan.
Muttakin juga sampaikan kejuaraan beregu jangan sampai dimonopoli oleh satu satker saja tapi harus digabungkan dengan satker lain, kecuali yang individu. Para Kepala madrasah yang peserta atletnya juara untuk memberikan bimbingan terus menerus dan selalu berkoordinasi dengan ketua KKM, agar nantinya kompetisi di tingkat kabupaten bisa juara, yang nantinya bisa mewakili Kemenag Kabupaten Mojokerto di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Selesai sambutan dan membuka kegiatan Porseni, Kakankemenag Kabupaten Mojokerto melepas balon sebagai tanda dimulainya gelaran Porseni. (S.Mustaqim/ ed: Slv)
